Cerita Dewasa Hasrat Binal Yang Bergejolak

Posted on
Agen878

Cerita Dewasa Hasrat Binal Yang Bergejolak – Namanya Ratna dan ia sangat cantik dan menarik, kini usianya mencapai 27 tahun dan lebih muda dariku. Ia memiliki seorang suami dan merupakan seorang pengusaha yang sukses di bidang yang dia dalami, sebut saja Iksan namanya. Saya pernah mendapat kiriman foto mereka berdua yang sudah 3 tahun menikah namun belum juga dikarunia anak.

Usia Iksan saat ini 30 tahun, mereka tinggal di sebuah rumah mewah di kawasan Bintaro. Ratna sering mengundangku ke Jakarta, bahkan menawarkan untuk menginap di rumahnya. Aku sebenarnya ingin juga ke Jakarta, namun mengingat kehidupanku juga sedikit paspasan, lagi pula aku banyak pasien di luar tugasku di Kebun Binatang Surabaya (KBS).

Agen878

Oh ya, bagi yang belum mengenalku, namaku adalah Natalia yang saat ini berusia 28 tahun. Tubuhku sexy dan tinggi semampai, 170 cm tinggiku, cukup tinggi untuk ukuran seorang wanita. Terus terang banyak cowok yang menaksirku, namun aku masih ingin bebas dan masih ingin sendiri.

Namun bukan berarti aku masih gadis, bisa diikuti di ceritaku sebelumnya. Caranya mudah, pilih salah satu ceritaku di sumbercerita.com yang anda kenal, di sebelah kiri tampilannya, ada beberapa kolom, satu diantaranya berisi daftar judul kisahkisahku, pilih salah satu dan klik, selamat mengikutinya.

Aku bekerja di KBS sebenarnya hanya demi meningkatkan pengalamanku saja karena jika dihitung dengan jerih payah dan pengorbananku di sana, rasanya sangat tidak sepadan. Setiap bulan saya hanya mendapatkan 300 ribu rupiah hanya sebagai pengganti uang transport.

Namun semua jerih jerih thorku sering kali tidak dihargai oleh para seniorku sesama dokter hewan di KBS. Pada suatu ketika aku pernah benar-benar dibuat kesal oleh mereka yang nota bene lebih senior dariku dan bergaji puluhan kali lipat daripada yang kuterima selama ini hingga aku mogok kerja, namun karena sudah terbiasa setiap pagi datang ke KBS hingga, diam di rumah saja bikin stres juga.

Kembali ke ceritaku, isengiseng kukontak Ratna melalui SMS. Kuceritakan apa yang terjadi saat ini. Ratna dengan penuh perhatian menawarkanku untuk liburan beberapa hari di Jakarta. Ratna juga menawarkan agar saya menginap di rumahnya saja agar dapat berhemat dan dapat menikmati sepanjang hari.

Kupikirpikir apa salahnya jika kusetujui usul dan saran Ratna itu? Akhirnya kuputuskan untuk berangkat ke Jakarta. Aku pun berangkat dengan pesawat terbang dan Ratna akan meminjamkanku di Bandara Soekarno Hatta.

Tempat-Bacol

Setiba di Jakarta, ternyata Ratna benar-benar telah menungguku di pintu kedatangan. Ratna tidak sendiri, ditemani oleh Iksan suaminya. Tak lama kemudian kami pun sudah berada di atas mobil mewahnya menuju rumah mereka di Bintaro. Iksan duduk di depan bersama sopir, sedangkan aku dengan Ratna duduk di belakang. Fastbet99

Di tengah perjalanan kami menikmati banyak sekali tentang keadIksan kami. Terus terang selama ini kami hanya berkomunikasi melalui email maupun telepon saja, kami belum pernah saling bertatap muka. Ternyata Ratna membaca kisahku bukan sendiri, terkadang dia juga mengajak suaminya untuk ikut membacakisahku.

Hal ini tentunya sedikit malu saat mengetahui bahwa kisahku yang sejujurnya telah dibaca pula oleh sosok tampan suami Ratna. Aku sempat salah tingkah juga di mobil, namun untungnya posisiku duduk di belakang sehingga aku tidak tahu bentuk rona saat itu sedikit memerah karena malu.

Tanpa terasa kami pun telah sampai di depan rumah Ratna yang menurutku sangat besar dan mewah. Mereka dengan ramah mengajakku masuk serta menunjukkan kamar untukku. Sebuah kamar yang memang disiapkan untuk tamutamu atau saudara mereka yang datang dari jauh untuk menginap. Kamarnya sungguh mewah, tak kalah dengan hotel berbintang 5 layaknya.

Aku sangat mengagumi interior kamar yang kutempati, kamar mandi yang ada di dalamnya juga cukup luas dan mewah. Boleh dibilang sangat luas dibandingkan dengan kamar mandi pada umumnya. Kamar mandinya model mewahnya, hampir tanpa atap kecuali di bagian tertentu saja dan ada seperangkat sofa di sana, pokoknya sekali.

Kulucuti semua pakaianku dan aku pun mandi. Segar sekali rasanya saat aku merendamkan tubuh molekku ke dalam bathtub yang luas. Ukuran bathtubnya dua kali lebih besar dari ukuran bathtub di rumahku.

Selesai mandi, kukeringkan badanku dan kukenakan kimono yang tersedia di kamar mandi. Model kimononya pendek, apa lagi ditambah dengan postur tubuh sekali yang tinggi hingga saat kukenakan, kimono ini tepat berada di pangkal pahaku dan dari belakang, bagian belahan pantatku dapat terlihat dengan jelas dan dari depan juga bisa tampak dengan jelas belahan bibir vaginaku.

Kudengar pintu kamar diketuk dari luar. Kubuka pintu sedikit sambil menyembunyikan badanku di balik pintu. Kulongok keluar, ternyata Ratna.

Ayo masuk! ajakku.
Udah selesai mandi ya? tanya Ratna sambil langsung masuk ke kamar.

Ratna langsung duduk di pinggir tempat tidur sambil memandang bagian bawah kimono yang kukenakan.

Wah! Bodymu memang seksi dan menggairahkan Lia, kata Ratna sambil bangkit menghampiriku.

Ratna serta merta mengelus pantatku hingga bagian dalam pahaku bagian belakang. Lihat.. Eerr! Aku merasa senang sekali, terus terang aku belum pernah merasakan bagian sensitif yang disentuh oleh sesama kaumku.

Sambil terus mengelus bagian belakang selangkanganku, tangan kiri Ratna menyingkap kimono yang kukenakan hingga bagian depan vaginaku terpampang jelas sekali dengan bulubulu videoku yang lembut dan menyeruak ke atas.

Ini mungkin membuat Ratna gemas dan tidak tahan untuk tidak merabanya. Jari tangan kiri Ratna langsung menyusup ke dalam belahan vaginaku. Mendapat serangan yang tiba-tiba seperti ini, mau tidak mau saya menjadi horny. Sentuhan yang tadinya menurutku kini berubah menjadi sentuhan kenikmatan.

Oo.. Ooh! Na, gila kamu, aku kegelian nich, kataku pelan.

Baca Juga : Cerita Dewasa Gairah Sensasi Beradu Kelamin

Lalu Ratna mendorongku ke tempat tidur hingga aku sedikit terjengkang dan telentang di tempat tidur. Ratna menarik tali pengikat kimonoku sehingga bagian depan terbuka lebar menantang. Tangan Ratna langsung sibuk mengelus bagian depan tubuhku, tangan kirinya bergerilya di kedua payudaraku sementara tangan kanannya mengelus seputar selangkanganku.

Sedang asyikasyiknya aku menikmati belaian Ratna atas tubuhku, tibatiba kudengar ketukan di pintu dan terdengar suara Iksan memanggil Ratna. Ratna langsung berdiri membuka pintu tanpa memberiku kesempatan untuk bagian saya yang masih terbuka lebar. Kontan saja mata Iksan langsung melotot melihat pemandangan gratis di depan matanya.

Iksan langsung ikut masuk bersama Ratna. Akhirnya mereka berdua sama-sama menggerayangi bagianbaguan tubuhku dan aku seperti terhipnotis tak menolak perlakuan kedua tuan rumah. Demikian pula saat Iksan mengecup bibirku, dilumatnya bibirku dengan lembut sambil memanjakan payudaraku.

Kurasakan sesuatu yang nikmat menjalar di bagian vaginaku. Ternyata Ratna juga langsung mengulum vaginaku. Aku sungguh tak berdaya menghadapi serangan dari dua arah sekaligus. sibuk! Secara bersamaan semua bagian sensitifku mendapat serangan seperti itu hingga tentu saja membuat vaginaku menjadi lembab lembab yang mengalir keluar dengan deras dari dalam liang vaginaku.

Sambil mengerjaiku, Iksan dan Ratna melepaskan pakaian yang mereka kenakan hingga akhirnya kami bertiga pun sudah samasama dalam keadIksan bulat tanpa sehelai benang pun yang menutupi tubuh kami. Sungguh mati seumur hidup aku belum pernah melakukan hal seperti ini, boroboro melakukannya, terpikir pun tidak pernah.

Posisi Iksan tetap bergantian dengan Ratna, sambil menjilati bagian dada, payudaraku dan ke bawah lagi, Iksan bergantian posisi dengan Ratna yang langsung berjongkok di perusahaan. Bibir vagina Ratna langsung ditempelkannya ke hadapan mau tak mau aku yang terangsang berat ini ikut menjilati selangkangan Ratna.

Kujilati bibir vaginanya yang bentuknya kecil itu. Ratna tampaknya mencukur habis bulunya, sehingga sekitar selangkangannya tampak bersih. Kukulum vagina Ratna dengan nafsu, lidahku kujulurkan sambil mengorek klitorisnya, hal serupa juga dilakukan oleh Iksan terhadap vaginaku saat itu. Iksan mengulum dan menjilati vaginaku sambil kedua jari tangan disodokkan ke dalam liang vaginaku. Jarijarinya yang nakal dimainkannya di sana, sehingga dinding bagian dalam vaginaku terasa nikmat sekali.

Aku tak kuasa menahan kenikmatan yang meledakledak dari dalam tubuhku saat itu. Hampir saja aku mencapai puncaknya, namun tiba-tiba Iksan mengeluarkan jarinya dari reaksi aku kecewa dan hampir putus asa. Belum habis mengecewakanku, tiba-tiba kurasakan adanya benda lunak yang menyodok bagian luar vaginaku.

Benda tumpul itu apa lagi kalau bukan batang video Iksan? Digesek-gesekkannya di lain waktu di ujung batangnya di celahcelah bibir, maupun di ujung klitorisku. Aku hanya bisa menggelepargelepar saja sambil jari tangan mengocokngocok liang vagina Ratna. Agen Poker Online

Ratna menarik perhatiannya dengan menggoyangkan pantatnya seolah-olah mengikuti gerakan jari-jariku yang membusungkan dinding dalam vaginanya. Ratna tak tahan lagi dan langsung orgasme saat jari tangan menyentuh dan mempermainkan benjolan sebesar ibu jari yang tumbuh di bibir vaginanya.

Setelah memasukkan batang kontaknya ke dalam liang vaginaku, Iksan langsung langsungnya dengan cepat. Hal ini membuatku tak bisa menahan lebih lama lagi gelombang orgasmeku hingga akhirnya jebol juga bendunganku. Entah berapa banyak cairanku yang muncrat keluar saat batang video Iksan masih terus berlanjut vaginaku.

Selanjutnya tentu bisa membayangkan sendiri apa yang terjadi, kami tidur suntuk main terus bertiga hingga pagi hari. Menjelang subuh baru kami bangunkan pulas di satu tempat tidur. Pada pukul 21, kami sempat beristirahat untuk makan kemudian kemudian permainan kami melanjutkan kembali hingga subuh.

Indojaya168