Cerita Sex Ibuku Jadi Pelampiasan Birahiku

Posted on
Agen878

Cerita Seks Jadi Pelampiasan Birahiku – Namaku Reivan dan kisah-kisah ini terjadi saat aku berumur 19 tahun, pada waktu itu aku tinggal berdua dengan ibu di sebuah apartemen dimana tempat ibu bekerja. Ibuku bercerai dengan ayah saat aku dua bulan di dalam kandungan buku, dan ibuku masih menceraikannya, ibu tidak mau menikah lagi karena laki-laki sama saja

Buku adalah wanita muslimah yang selalu berkerudung kemanapun ia pergi, dengan usia 42 Tahun ia memiliki tubuh yang rapi dan payudara yang masih berisi, kulitnya bersih berwarna krim putih, bokongnya berbentuk dan sangat terlihat seksi, semua itu dapatnya karena ia seorang guru senam, tempat mengajarnya ada di apartemen kami,

Agen878

Pada suatu sore sekitar pukul 3.00 setelah aku pulang dari sekolah ibuku naik kelantai paling atas (Ruang senam di lantai 2, Kamar dan ruang keluarga di lantai 3, dan lantai 1 adalah sebuah toko yang menyewa tempat pada ibuku), aku yang sedang duduk di kursi ruang keluarga melihat saya menggunakan pakaian senam yang sangat seksi menurutku, ibuku juga terkejut dengan diriku yang melihatinya, ia langsung membawa handuk dan untuk menutupi tubuhnya, “Kamu sudah pulang?” Sambil mendekatiku dan duduk di sampingku, “Iyah bu.. jadwal terakhir pulang cepat, jadi aku pulang cepat” Sambil tersenyum sedikit padaku, “Oh yaudah ibu mau mandi dulu yah, keringat ibu dimana mana nih” berdiri dan ditinggalkanku, “Iyah bu … nanti juga ivan mau mandi bu…” Sautku kepadanya, “Iyah” singkatan, Cukup lama ibuku mandi,

Sudah lama menunggunnya dan mandi ibu keluar, karena ibu tidak menutup pintu saya dapat melihat ibu mandi di tubuh ibu hanya dapat melihat sedikit dengan melihat handuk kecil, dan melihat ibu yang cukup besar itu 36C lah kalo gak salah, karena mungkin tidak sadar ada aku melihatnya handuknya, dan terlihat samar selangkang ibu yang putih dan vagina ibu yang bersih tanpa bulu, lalu payudaranya yang berwarna coklat itu, pada tubuhnya terlihat sangat segar, aku merasa-tiba penisku membesar dan membesar, lalu entah dari mana pikiranku tiba-tiba seolah ingin bersetubuh dengan tubuh mulus ibuku, dan mengelus ngelusku yang masih ada dalam celanaku,

Setelah itu ibu memintaku untuk mengantarnya ke sebuah mall, “Antar ibu ke mall yu sayang?” Tanya ibuku, “Baik… bu tapi aku mandi dulu” jawabku dan mengambil handuknya dan pergi ke kamar mandi, aku mandi hanya sebentar lagi keramas dan sikat gigi saja, saat aku keluar dari kamar mandi aku kaget hanya menggunakan celana dalam yang tersingkap dan terlihatlah vagina mama yang indah itu,

Penisku mengeras dan terlihat dari balik penampilan keluar, “Astagfirulah kamu dari ada di situ” Ibuku sedikit kaget dan untuk menutupi badanya dengan selimut, karena tak kuasa menahan nafsu ku yang besar aku mendekatinya dan memeluknya, “Maaf bu… ibu.. seksi sekali ivan tak bisa menahan nafsu ivan bu” memeluknya dengan erat, namun ia meronta aku mengunci tangan dengan tangan, “Astagfirulah ivan seharusnya kamu gak boleh gini sama ibumu sayang” aku hanya terdiam dan menciumnya lalu, iya hanya menggunakan BH dan celana dalam mini aku jadi dengan mudah BH dan celana di dalamnya, pertama aku membuka BHnya dan aku remas pelan payudaranya itu, “Hmmmm hmmmm hmmm” Desahnya terdengar dari, membuka mulut lidah di,lala menyadari ketika menyadari ia tak melawan bahkan ia juga sengaja menggerakan lidahnya di mulut,tak lama aku melepaskan ciuman itu lalu menyusu pada payudaranya yang indah itu ia tidak melawan sama sekali yang ada ia mendesah kewalahan denga apa yang aku itu “Ahhhk iyah sayaangg ahhhk” mendengar ia semangat aku menjadi lebih bersemangat pula

Tak lama aku membuka sidiku dengan mulu di lalua aku berada turunkan mengawasi selangkangnya dan terpangpang dengan jelas Vaginanya yang sengat indah itu, ibuku terlihat diam saja dengan nafas yang tak beraturan, lalu aku mencium vaginanya dan terlihat aku memejamkan mata, dan aku menekan nekan vaginanya dengan lidahku itu, aku mengeluh ke kasurnya, aku rasa ia lelah dan terdengar desahan ibuku pelan, aku melihat vagina mengeluarkan cairan yang terasa saat kecut itu, aku membuka handukku dan mengeluarkan penis yang tegang sedari tadi, tampak masih terlihat menutup mata, aku menekan vagina ibuku dengan melakukan Penisku, tiba tiba ia langsung berdiri dan menahan apa yang aku, “Ehhh langsung saja sayang, harus ada pemanasan begitu”

Tempat-Bacol

Katanya dan aku juga sedikit terkejut karena ia juga ternyata menikmatinya, ia sedikit terlihat kaget melihat penisku yang panjangnya 16 cm dan besarnya ya normallah, “Loh gede banget punya kamu” kata sayang sayang, aku hanya diam dan langsung sala ibuku mengulum ngulum Penisku itu , ia menjilatnya sangat halus bahkan aku tidak merasakan goresan giginya di pensiku, ia bermain seperti Pro Seksual saja, karena aku sulit menggimbanginya aku kewalahan dan pertahananku mulai jebol dan saja aku merasa spermaku sudah di ujung Penisku, “Bu ahhhkkk bu….” Mendengarku bermain dengan lebih ganas lagi, hingga akhirnya “Crootttt!” keluar banyak sekali hingga terlihat cukup banyak di mulut, di pipi, leher, dan di payudaranya,

karena tak mau kalah aku menidurkannya sayang ibuku lagi di tempat tidurnya dan aku buka kan selangkang ibuku, “Nah benar ayo cepat sayang masukanmug ibu sabar”, rayunya dengan sangat yakin, “Iyah bu ini ivan masukin” Dan “SLEB” masuklah penisku ke vagina ibuku, vaginaku tidak terlalu sempit namun aku merasakan sensasi yang sangat sukar di gambarkan, vaginanya terasa hangat saat aku menggerakanku, aku tampak mendesah ke enakan, dan aku merasakan cepat genjotanku itu, desahnya terdengat meningkat cepat dan cepat hingga aku merasa ada cairan hangat di vaginanya, sepertinya cairan itu banyak mengalir di kasurnya, saya naik ke tempat tidur saya dan mengandalkan meremas payudaranya dan saya menciumnya dan saya juga melawan ciuman saya, hingga saya menggenjotnya dengan cepat dan hingga saya terlihat kewalahan,“Ahhhkkk sayanggg ahhhhkkk teruusss ahhhhkkk”

Desahnya makin keras, dan tak lama akau merasa spermaku sudah mau keluar lagi, “bu aku mau keluar buu ahhhkkk ahhhkkkk” aku menggotnya dengan lebih cepat lagi, “Ayo keluarin di dalem sayangggg ahhhkkk” dan “Croot! Crooott! Crooott!” cukup banyak spermaku yang keluar dari penisku namun tak sebanyak tadi ku rasa, “ahhhh ahhh ahhh” desah aku berterima kasih dan aku terkapar lemas, aku langsung melepaskan penisku dari vaginanya, dan terlihat spermaku keluar dari vaginanya, “Kamu hebat puas yahin” sambil mencium keningku, “Tapi ivan belum puas mah” aku menawarinya lagi, dan akhirnya tak sadar menunjukan 9.36 malam berapa kali aku meniduri ibuku sendiri namun aku hanya mengeluarkan spermaku 1 kali di dalam rahimnya karena aku bilang aku takut kalo hamil

Baca Juga :  Cerita Dewasa Pacar Kembaranku Memang Lihai Ngeseks

ke esokan harinya sekitar pukul 6.00 pagi membangunkan dan ibuku masih masalah di sampingku, karena dari aku tidak bisa bermain di anusnya, sekarang karena aku masih bisa mencoba mencoba colok anusnya dengan kami, anus tidak berbau sama sekali dengan baunya nikmat dan terbawa suasana, lalu aku tak sabar ingin menikmati ibuku yang ku perkirakan pasti sempit itu, aku masukan penisku dengan susah payah untuk lubang anusku dengan susah payah aku sangat sempit sekali, aku melihat aku tersenyum tipis, aku menekan lagi anusnya dengan penisku dan akhirnya masuk ke lubang anusnya aku ternya kaget sangat mungkin karena aku belum pernah melakukannya, aku merasa di pijat dengan sangat keras oleh otot dan ibuku, aku gerakan pinggangku dengan agak cepat,dan melihat mataku membuka mata dan kaget,“Ivan ibu sudah bilang jangan di anus..sakiitt sayanggg” ibuku mengerang menunggu, aku menciumnya dan melanjutkan kegiatanku itu, “

Ahhhhkkkk sayanggg ibu sakittt… sayangg ahhh….” saya merengek meningkatkan keras, panggang juga dengan ibu saya dan teruskan air liur saya, karena saya malah mendesah ke enakan “ahhhk ahhhk ahhhk” dan melihatnya terus bermain di anusnya yang sempit itu, dan tak lama “Croot! kroket! Crooot!” Spermaku di dalam anusnya, itu pertama dan terakhir kali aku melakukannya, karena setelah ibu marah dan menyuruhku untuk tidak melakukan lagi, dan aku meminjam,

Pagi itu kami terbangun setelah aku menikah, sekitar pukul 9.00 pagi aku membolos sehari karena aku tertarik bersama ibuku, dan aku juga bertemu denganku untuk membolos, sekitar lebih dari seminggu aku selalu berhubungan dengan ibuku, hingga akhirnya aku dengan seorang gadis, umurku ke 24 Tahun , aku masih sering melakukannya dengan ibuku bahkan setiap pulang kerja aku selalu pulang kerumah dan pulang kerumahku

 

Indojaya168